Oke,, kembali lagi diblog gue.. Kali ini gue bakal ngasih tau bagaimana cara mecangkok tanaman.. Kalo anak pertanian bisa kan ya mecangkok,, masa gak bisa sih?Hehe.. Ya udah kalo gak bisa gue bakal kasih tau cara nya.. Dibawah ini ya caranya..
Teknik cangkok
Teknik perbanyakan tanaman ini merupakan layering diatas tanah atau sering disebut sebagai marcotten = marcoteren. Teknik cangkok dipilih sebagai teknik perbanyakan tanaman hortikultura seperti mangga, rambutan, dan sawo karena beberapa alasan diantaranya yaitu:
Teknik ini cukup praktis untuk perbanyakan tanaman berkayu baik yang berukuran besar maupun kecil.
Tanaman tidak dapat diperbanyak dengan menggunakan teknik vegetative lainnya seperti stek kareana sulit berakar bila terpisah dengan tanaman induknya
Tanaman memiliki percabanganyang cukup tinggi sehingga tidak mudah untuk dilengkungkan kea rah tanah
Terdapat dua cara teknik mencangkok, yaitu:
– Cangkok Sayat
Berikut ini cara mencangkok dengan teknik sayat
1. Memilih Batang

Berikut ini adalah cara memilih batang yang tepat untuk mencangkok tanaman:
Memilih batang yang sesuai.
Batang setidaknya memiliki diameter 2 cm atau lebih dan yang paling penting adalah berkambium.
- Menguliti Batang

Sayat kulit batang sekitar luasnya 10 cm persegi. Setelah menyayat, diamkan beberapa saat. Jika perlu, lap dengan menggunakan kain. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kandungan kambium yang menempel di permukaan. Anda bisa mengecek kandungan kambium dengan cara memegang sayatan yang telah Anda buat apakah lengket atau sudah kering.
- Menyiapkan Air dan Tanah

Sembari menunggu batang kering, siapkan air dan tanah dan campur hingga merata. Usahakan campuran tanah dan air tidak terlalu encer, namun juga tidak terlalu padat. Kepadatan campuran tersebut dapat di lihat dengan menempelkan campuran tersebut ke batang pohon. Seharusnya campuran tersebut dapat menempel ke batang pohon dan (tidak berjatuha ke bawah karena terlalu encer atau tidak bisa menempel karena terlalu padat).
- Menempelkan Campuran

Setelah itu tempelkan campuran tadi ke sayatan yang Anda buat. Setelah itu balut dengan menggunakan plastik lalu ikat dengan tali sehingga campuran tanah tersebut menempel dengan sempurna.
- Menyirami Air

Berikan air setiap hari kepada cangkokan Anda. Siramkan dengan pelan agar tidak merusak cangkok yang Anda buat. Anda juga bisa mengandalkan air hujan jika musim memang sedang hujan. Sehingga Anda dapat meninggalkan cangkokan Anda untuk beberapa hari dengan cara meletakkannya di ruang terbuka. Namun jika hujan tersebut sangat deran dan penuh dengan tiupan angin, ini tentu bukanlah hal yang bagus, lebih baik Anda menunggu waktu yang pas saat Anda bisa memantau cangkokan Anda secara rutin.
Jika akar sudah mulai terlihat, selamat maka proses cangkok telah berhasil.kemudian potong cangkokan dengan hati – hati dan jangan sampai merusak akar yang telah tumbuh. Akar yang masih kecil akan sangat rentan untuk rusak walaupun dengan sentuhan atau gesekan biasa.
- Pindahkan Hasil Cangkokan

Masih ada tahapan lain setelah tanaman berhasil dicangkok, di antaranya:
Pindahkan hasil cangkokan ke tempat yang baru sehingga dia dapat tumbuh sendiri. Usahakan tempat yang baru sudah siap untuk ditempati. Pastikan tanah yang digunakan adalah tanah yang subur sehingga proses cangkok juga dapat berjalan secara lancar.
- Hasil Cangkok

Tetap pantau hasil cangkokan Anda dan sirami secara rutin. Tambahkan pupuk jika diperlukan dan lakukan pencegahan terhadap hama.
Contoh tanaman yang bisa dilakukan dengan teknik sayat yaitu:
Rambutan
Jambu air
Sawo
Durian
mangga
– Cangkok belah

Tata cara perbanyakan dengan cangkok belah pada prinsipnya sama dengan penanganan cangkok sayat. Perbedaan cangkok belah terletak pada cara mengerat cabang. Mula-mula cabang dikerat sampai setengah bagaian, kemudian dibelah kearah atas memanjang 15 cm – 20 cm, atau tergantung pada ukuran cabang. Biarkan luka keratin atau belahan tadi selama beberapa waktu hingga kering, kemudian olesi dengan ZPT Rootone ataupun Atonik. Ambil kaleng bekas atau pot kecil yang telah diisi pecahan bata merah didasarnya dan medium tumbuh campuran tanah dengan pupuk kandang. kemudian belahan cabang tadi dimasukkan kedalam kaleng ataupun pot sambil digantungkan pada cabang terdekat. Setelah cagkokan berakar, dapat segera dipisahkan dari pohon induknya.
Jadi,, dapat disimpulkan bahwa cara mencangkok ada 2 teknik.. Yang pertama dengan cangkok sayat,, yang keduanya dengan cangkok belah.. Kalo mau lebih detail caranya boleh dicek di link youtube bawah ini ya 👇
Link video cara mencangkok
https://youtu.be/WoqHHTTZCbU
https://youtu.be/mbVsXa2jpe4
https://youtu.be/3kfuDwhRWbg
https://youtu.be/7Ymz1k5WAhQ
https://youtu.be/8tfgTI9D8kA
https://youtu.be/5nUMOGb0XSs
https://youtu.be/vGvLdX9uP6I
https://youtu.be/et_mjsUZacI
https://youtu.be/qYl9tNUGgjo
https://youtu.be/zb09LQ29044
https://youtu.be/X8Ci30gf-0o
https://youtu.be/ZSGvX_KwiqA
https://youtu.be/MQv9gSPEfQo